Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Lokakarya 1 Guru Penggerak Masa Depan Program Pendidikan Guru Penggerak Polewali Mandar Angkatan 4 Tahun 2021

     

    LK. 1  (LOKAKARYA 1)

    Lokakarya 1
    Waktu: Bulan ke-1 (20 November 2021) 
    Lokasi : Hotel Ratih
    Tema: Guru Penggerak Masa Depan
    CGP membuat tujuan pribadi, profil diri pasca program, kekuatan dan kelemahan diri, dukungan dan hambatan internal external, dan merumuskan rencana pengembangan diri
    Output: Rencana Pengembangan Diri CGP
    Pengantar
    Di akhir bulan ke-1 kegiatan Pendidikan Guru Penggerak, Peserta akan melaksanakan kegiatan Lokakarya 2 . Pada kegiatan Lokakarya ini pendamping akan mendampingi CGP untuk membuat tujuan pribadi, profil diri pasca program, kekuatan dan kelemahan diri, dukungan dan hambatan internal external, dan merumuskan rencana pengembangan diri. 

    Produk yang dihasilkan
    • Identifikasi posisi diri berdasarkan kompetensi Guru Penggerak
    • Evaluasi posisi diri berdasarkan kompetensi Guru Penggerak
    • Rencana pengembangan diri Calon Guru Penggerak
    Tujuan Belajar
    1. Calon Guru Penggerak mampu memahami pentingnya mengembangkan diri
    2. Calon Guru Penggerak mampu menjelaskan penerapan kompetensi Guru Penggerak dalam menjalankan peran sebagai pemimpin pembelajaran
    3. Calon Guru Penggerak mampu mengidentifikasi posisi diri berdasarkan kompetensi Guru Penggerak
    4. Calon Guru Penggerak mampu menjelaskan rencana pengembangan diri
    Indikator Keberhasilan
    1. Calon Guru Penggerak dapat melakukan identifikasi posisi diri berdasarkan kompetensi Guru Penggerak
    2. Calon Guru Penggerak dapat membuat rencana pengembangan diri berdasarkan kompetensi Guru Penggerak
    Agenda
    1. Pembukaan
    2. Pengembangan Diri
    3. Kompetensi Guru Penggerak
    4. Posisi Diri
    5. Rencana Pengembangan Diri 
    6. Penutupan

    Lokakarya 1 "Guru Penggerak Masa Depan" Polewali Mandar Angkatan 4

    Pengajar Praktik (M.I), melaporkan Pada Hari Sabtu Tanggal 20 November 2021  Bertempat di Hotel Ratih Kabupaten Polewali Mandar, sebanyak 41 Calon Guru Penggerak ditambah 10 Pengajar Praktik, berkumpul bersama dan bersinergi dalam kegiatan Nasional Lokakarya 1 Program Pendidikan Guru Penggerak. dibawah koordinasi PPPPTK Penjas dan BK Kemendikbud ristek dimana dalam kegiatan ini para Calon Guru Praktik didampingi oleh para Pengajar Praktik dan kegiatan Lokakarya ini dilaksanakan secara Luring Walaupun kegiatan ini dilakukan secara Luring akan tetapi seluruh Panitia baik dari Pusat maupun Panitia Lokal, PGP maupun CGP tetap mematuhi Prokes bahkan menyerahkan bukti hasil Rapid Tes.

    Program Guru Penggerak sendiri adalah Program Nasional yang jangka waktu pelaksanaannya 9 bulan. Mempertemukan seluruh guru-guru terbaik indonesia untuk sama-sama bergerak memajukan pendidikan, bertukar pemikiran dan praktik-praktik baik, dan saling menularkan semangat serta motivasi dalam memajukan pendidikan tanah air, khususnya di Polewali Mandar

    Topik Pembelajaran Modul Lokakarya Pendidikan Guru Penggerak

    Pada Lokakarya 1 Pendidikan Guru penggerak Calon Guru Penggerak mengenal Kompetensi Guru Penggerak yaitu: 1) Mengembangkan diri dan orang lain, 2) Memimpin pembelajaran, 3) Memimpin pengembangan sekolah, 4) Memimpin manajemen sekolah. Kompetensi tersebut berangkat dari model kompetensi kepemimpinan sekolah sebagai landasan pengembangan diri Calon Guru Penggerak. Topik pertanyaan yang menjadi fokus pembahasan adalah “Apa kompetensi yang perlu dikembangkan oleh Calon Guru Penggerak?

    Lokakarya 1 adalah salah satu dari serangkaian lokakarya yang akan dilaksanakan selama 9 bulan Pendidikan Program Guru Penggerak. Di dalam Lokakarya 1 ini ada 4 Tujuan yang ingin dicapai, yaitu;

    ✔Adapun Tujuan Belajar dari lokakarya pertama ini adalah:

    • Calon Guru Penggerak mampu memahami pentingnya mengembangkan diri
    • Calon Guru Penggerak mampu menjelaskan penerapan kompetensi Guru Penggerak dalam menjalankan peran sebagai pemimpin pembelajaran
    • Calon Guru Penggerak mampu mengidentifikasi posisi diri berdasarkan kompetensi Guru Penggerak
    • Calon Guru Penggerak mampu menjelaskan rencana pengembangan diri
    Berdasarkan tujuan di atas, berikut adalah indikator keberhasilan Lokakarya 1 adalah sebagai berikut:
    • Calon Guru Penggerak dapat melakukan identifikasi posisi diri berdasarkan kompetensi Guru Penggerak
    • Calon Guru Penggerak dapat membuat rencana pengembangan diri berdasarkan kompetensi Guru Penggerak
    Kegiatan Lokakarya 1, dibagi 4 Kelas atau kelompok. Khusus kelompok A ini didampingi oleh 3 Pendamping Guru Penggerak ;


    👨 M.ILHAM (SMAN 2 MAMUJU)
    👩 HALIMAH (SMKN 1 POLEWALI)
    👨 MUHAMMAD YUSUF (SDN MOJOPAHIT)

    Peran Pendamping Guru Penggerak dalam Lokakarya 1 ini adalah memfasilitasi, mengarahkan, dan memberikan kegiatan-kegiatan positif dalam pengembangan kompetensi Calon Guru Penggerak. Para Calon Guru Penggerak saling bertukar pikiran dalam sesi diskusi, berkolaborasi mengenai kompetensi yang wajib dimiliki oleh setiap Calon Guru Penggerak, saling memberi umpan balik dan saran yang membangun atas rencana pengembangan kompetensi antar sesama Calon Guru Penggerak.
    Kegiatan Lokakarya 1 ini, Alhamdulillah secara keseluruhan dapat dikatakan sukses. Antusiasme dan interaksi serta semangat, Calon Guru Penggerak selama kegiatan sangat terasa. Di akhir kegiatan, Pendamping Guru Penggerak tetap mengingatkan Calon Guru Penggerak untuk fokus pada komitmen bersama melaksanakan rencana pengembangan yang telah dibuat.
    Selanjutnya Kompetensi guru penggerak mencakup empat kategori. Kategori tersebut adalah mengembangkan diri dan orang lain, memimpin pembelajaran, memimpin pengembangan sekolah, dan memimpin manajemen sekolah. Masing-masing kategori memuat kompetensi guru penggerak. Tiap-tiap kompetensi memiliki jenjang sesuai dengan individu guru penggerak, yaitu berkembang, layak, cakap, dan mahir.

    Dari kompetensi yang ada dalam diri, masing-masing guru penggerak bisa memetakan jenjangnya sendiri. Selain itu, guru penggerak juga bisa menentukan kompetensi yang sudah baik dan perlu ditingkatkan.

    Berikut ini adalah kompetensi diri guru penggerak yang sudah baik dan perlu ditingkatkan beserta perubahan rencana terkait kompetensi.



    a) Kompetensi yang Sudah Baik
    • Menunjukkan praktik pengembangan diri dengan dasar kesadaran dan kemauan pribadi. Hal ini terlihat dari aktivitas selama ini yang erat kaitannya dengan upaya pengembangan diri. Misalnya, lewat pelatihan daring maupun melalui lomba-lomba terkait bidang yang peminatan serta mengikuti kegiatan ekstrakurikuler misalnya Pramuka.
    • Mengembangkan kompetensi warga sekolah untuk meningkatkan kualitas murid (facilitating, coaching, mentoring). Kompetensi ini terlihat dari penyelenggaraan pelatihan bagi warga sekolah. Contoh-contohnya antara lain menjadi fasilitatir pelatihan pembuatan video pembelajaran, pelatihan pembuatan blog edukasi, pelatihan menulis, pelatihan pengisian laporan hasil siswa, pengimbasan program guru belajar, dan pelatihan menulis buku.
    • Berpartisipasi dalam organisasi profesi kepemimpinan sekolah dan komunitas lain untuk pengembangan profesi. Terlibat aktif dalam pelatihan oleh organisasi profesi secara daring. Selain itu juga aktif berbagi pengetahuan dan pengalaman sebagai narasumber di komunitas menulis.
    • Memimpin upaya membangun lingkungan belajar yang berpusat pada murid. Kompetensi ini terlihat dari upaya membiasakan pembuatan kesepakatan kelas dalam proses pembelajaran.
    • Memimpin perencanaan dan pelaksanaan proses belajar yang berpusat pada murid. Adanya upaya dalam menyusun rencana program pembelajaran yang berpusat pada murid.
    b) Kompetensi yang perlu Ditingkatkan
    • Memimpin refleksi dan perbaikan kualitas proses belajar yang berpusat pada murid. Refleksi proses pembelajaran selama ini masih belum optimal. Masih sebatas refleksi dari murid dan guru. Belum pada refleksi dalam bersama rekan sejawat.
    • Melibatkan orang tua sebagai pendamping dan sumber belajar di sekolah. Pelibatan masih sebatas pada saat kunjungan kelompok belajar dan belum terpogram serta terjadwal dengan baik.
    • Memimpin pengembangan sekolah untuk mengoptimalkan proses belajar murid dan relevan dengan kebutuhan komunitas sektor sekolah. Upaya selama ini masih belum sampai tahap upaya optimalisasi.
    • Melibatkan orang tua dan komunitas dalam pengembangan sekolah. Pelibatan masih sebatas diskusi permasalahan terkait pembelajaran murid di rumah. Selain itu, juga masih sebatas peran orang tua terhadap proses belajar murid di rumah. Pelibatan belum sampai pada pengembangan sekolah.
    • Memimpin upaya mewujudkan visi sekolah menjadi budaya belajar yang berpihak pada murid. Upaya mewujudkan visi masih sebatas membuat visi murid impian ke depannya. Sedangkan eksekusi visi sekolah masih membutuhkan proses panjang secara terstruktur.
    • Memimpin dan mengelola program sekolah yang berdampak pada murid. Kompetensi masih sebatas mengelola kelas. Kompetensi mengelola program sekolah masih sebatas sebagai pendukung saja
    Lokakarya 1 "Guru Penggerak Masa Depan" Polewali Mandar Angkatan 4

    ✅Perubahan Rencana

    • Memfokuskan upaya perubahan yang bisa segera dilakukan yaitu berdasarkan kompetensi yang telah dimiliki;
    • Mengatur kembali agenda perubahan sesuai tingkat kompetensi yang dimiliki saat ini. Tujuannya agar dalam rentang waktu tertentu tersebut bisa belajar meningkatkan kompetensi terutama terkait manajerial sekolah.

    Kompetensi guru penggerak mencakup empat kategori. Kategori tersebut adalah mengembangkan diri dan orang lain, memimpin pembelajaran, memimpin pengembangan sekolah, dan memimpin manajemen sekolah. Masing-masing kategori memuat kompetensi guru penggerak. Tiap-tiap kompetensi memiliki jenjang sesuai dengan individu guru penggerak, yaitu berkembang, layak, cakap, dan mahir.
    Dari kompetensi yang ada dalam diri, masing-masing guru penggerak bisa memetakan jenjangnya sendiri. Selain itu, guru penggerak juga bisa menentukan kompetensi yang sudah baik dan perlu ditingkatkan.
    Berikut ini adalah kompetensi diri guru penggerak yang sudah baik dan perlu ditingkatkan beserta perubahan rencana terkait kompetensi.
    Sebagai Langkah awal dalam kegiatan Lokakarya 1 ini setiap Kelompok diharapkan membuat Kesepakatan kelas, kemudian masuk pada perkenalan baik antar CGP maupun dengan PGP, walaupun pada dasarnya para CGP sudah melakukan perkenalan di Lokakarya 0 sebulan yang lalu tapi saat ini kelompok kembali diacak dalam setiap kelas sehingga ada beberapa kelompok memang baru bertemu dalam satu ruangan. Kegiatan selanjutnya kami di bagi lagi dalam kelompok kecil dan masing-masing kelompok membahas 4 Kompetensi Guru Penggerak yakni,
    1. Mengembangkan Diri dan Orang Lain
    2. Memimpin Pembelajaran
    3. Memimpin Pengembangan Sekolah
    4. Memimpin Manajemen Sekolah
    Dalam 4 kompetensi tersebut terbagi lagi dalam beberapa indikator yang menjadi bahan pembelajaran para CGP hari ini melalui berbagai metode dan membahas lebih lanjut dalam diskusi kelompok besar didampingi para PP kemudian kegiatan berlanjut dengan mengisi lembar evaluasi diri dan rencana guru Penggerak dalam bentuk Format Lembar Kerja.
    Sebagai pemimpin pembelajaran, CGP harus mampu membangun lingkungan belajar yang sehat dan menyenangkan,  membuat rencana-proses belajar mengajar yang berpihak pada murid, melakukan refleksi-evaluasi berkelanjutan. Semuanya harus berpusat pada murid. Dengan kata lain, menciptakan pembelajaran yang menyenangkan di kelasnya, bersama warga sekolah lainnya menyuguhkan atmosfir sekolah yang aman dan nyaman. Intinya, membuat anak  kasmaran belajar. Hal ini tentunya tidak bisa dilakukan sekolah saja. Kolaborasi dengan orang tua sangat diperlukan. CGP harus mampu melibatkan orang tua sebagai pendamping dan sumber belajar di sekolah.


    CGP harus mengembangkan diri yang didasari kesadaran dan kemauan sendiri (self regulated learning). Tidak boleh merasa puas dengan kemampuan yang dimilikinya. Harus terbuka terhadap perubahan dan selalu up-to-date. Setelah selesai dengan dirinya sendiri, CGP harus mengembangkan orang lain (facilitating, coaching, mentoring). Yang dimaksud orang lain di sini adalah warga sekolah, teman-teman sejawat untuk perbaikan kualitas pembelajaran. Membangun jejaring yang luas agar tidak menjadi katak dalam tempurung. Berpartisipasi aktif dalam organisasi profesi, komunitas-komunitas lain untuk pengembangan karir. Semua itu bisa dilakukan jika CGP memiliki kematangan moral, emosi, dan spiritual untuk berprilaku sesuai kode etik.
    Dalam memimpin manajemen sekolah, CGP harus aktif  mewujudkan visi sekolah menjadi budaya belajar yang berpihak pada murid. Apakah bisa kita mewarnai manajemen sekolah padahal kita guru biasa? Bisa saja. Sekarang ini sudah zamannya kolaboratif. CGP bisa aktif bersama teman-teman sejawat memimpin dan mengelola program sekolah yang berdampak pada murid. Untuk itu CGP harus visioner, inovatif, kreatif, reflektif, dan kolaboratif. Selain itu, harus memiliki kemampuan leadership dan manajerial  yang bagus.
    Perubahan yang begitu cepat mewajibkan kita mengikuti perkembangan zaman. Sekolah-sekolah harus melakukan pengembangan agar setidaknya bisa mengimbangi laju zaman. Di sinilah pentingnya kompetensi ke empat yaitu memimpin pengembangan sekolah. Hal ini bisa dilakukan dengan cara melakukan evaluasi diri sekolah berbasis data dan bukti yang melibatkan warga sekolah, menentukan prioritas, dan menginisiasi program pengembangan sekolah yang kreatif-inovatif. Selain itu, jangan lupa melibatkan orang tua dan komunitas dalam mengembangkan sekolah.
    Perjuangan Pendampingan Awal
    Setelah memahami 4 kompetensi guru penggerak tersebut, CGP diarahkan untuk melihat kira-kira di mana posisinya saat ini. Merefleksi diri. Apakah berada di zona berkembang, layak, cakap atau mahir? Untuk itu, peserta harus mengisi semacam angket evaluasi diri dengan empat kriteria di atas. Kemudian, diikuti oleh rencana pengembangan diri ke depan. Rencana yang sudah dituliskan ini akan ditagih pada lokakarya 5 beberapa bulan ke depan. Jadi, tidak sekadar menjawab pertanyaan.
    Terakhir kegiatan ditutup dengan Refleksi sebagai umpan balik dan respon dari para Calon Guru Penggerak terkait dengan kegiatan Lokakarya 1 ini, walaupun dalam refleksi yang disampaikan para CGP beragam namun dapat ditarik kesimpulan bahwa segala usaha yang dilakukan oleh para CGP adalah semata-mata ingin mengembangkan Kompetensi sehingga dapat melaksanakan tugas dan tanggung sebagai guru demi tercapainya Tujuan Pendidikan.

    M.I (Pengajar Praktik-Angkatan 4)
    Baca Juga>>> Lokakarya 0 Lokakarya 1 Jurnal PP Jurnal CGP

    📷 PHOTO DOKUMENTASI 

    📷👩👨 PHOTO DOKUMENTASI 
      

    Related Posts

    Post a Comment for "Lokakarya 1 Guru Penggerak Masa Depan Program Pendidikan Guru Penggerak Polewali Mandar Angkatan 4 Tahun 2021"