Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Istilah/Glosarium Pendidikan Program Guru Penggerak

    Istilah/Glosarium Pendidikan Guru Penggerak

    Istilah/Glosarium Pendidikan Guru Penggerak

    Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru. https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/

    Program PGP merupakan kegiatan pengembangan profesi melalui pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada kepemimpinan pembelajaran agar mampu mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik; aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk  mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik; serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila. Profil pelajar Pancasila yang dimaksud adalah peserta didik yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, kreatif, gotong royong, berkebhinekaan global, bernalar kritis, dan mandiri.

    Tim pengembang adalah. Dosen, widyaiswara, dan atau praktisi pendidikan serta unsur Kemendikbud yang menguasai bidang kajian yang relevan dengan PPPGP dan bertugas mengembangkan desain program, sistem, dan kelengkapan lainnya. Tim pengembang ditetapkan oleh Direktorat PPPGTK.

    Narasumber (pengajar utama) adalah. Dosen, widyaiswara, dan atau praktisi pendidikan yang telah lolos seleksi, menguasai bidang kajian yang relevan, dan bertugas memberikan pelatihan kepada peserta PPGP. 

    Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar

    Program Organisasi Penggerak adalah program pemberdayaan masyarakat secara masif melalui dukungan pemerintah untuk peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah berdasarkan model-model pelatihan yang sudah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Pelaksanaan Program Organisasi Penggerak dilakukan dengan melibatkan sejumlah Organisasi Kemasyarakatan yang bergerak di bidang pendidikan, terutama organisasi-organisasi yang sudah memiliki rekam jejak yang baik dalam implementasi program pelatihan guru dan kepala sekolah, dengan tujuan meningkatnya kemampuan profesional para pendidik dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa.

    Pendamping adalah Memberikan pendampingan kepada peserta pelatihan baik saat pelatihan maupun pasca pelatihan, berbagi praktik baik, memberikan umpan balik, memfasilitasi proses refleksi dan rencana tindak lanjut untuk peserta.

    Pengajar Praktik adalah guru yg mendampingi CGP selama kegiatan pendidikan Guru penggerak. 1 PP mendampingi 5-6 CGP. biasanya bertemu sebulan 2x saat pendampingan individual dan saat lokakarya. PP dan CGP berada dalam 1 grup WA. (Area: Lintas kecamatan)

    Fasilitator adalah Mencatat perkembangan peserta selama pelatihan dan pendampingan, mengumpulkan tugas dan memberi umpan balik kepada peserta, memberikan motivasi dan membantu peserta dalam menjalankan perannya, memberikan umpan balik kepada instruktur untuk perbaikan sesi serta membangun refleksi kepada peserta.

    Fasilitator adalah penghubung Calon Guru Penggerak (CGP) dengan pelaksana (contoh : P4TK) yang bertanggung jawab dalam penilain tugas di LMS (website). Membawahi bbrp PP. bertemu sebulan 2x saat diskusi tema modul, lewat daring atau vicon. (Area: Satu kabupaten)

    Instruktur adalah Orang yang bertugas untuk memandu Forum Diskusi / Kelas Diklat memberi penguatan materi dalam modul tertentu (lewat vicon atau daring) bertemu sebulan satu kali atau sesuai tema modul (area: Lintas provinsi)

    CGP (calon guru penggerak) adalah guru terpilih yang mengikuti PGP

    LOKAKARYA adalah pertemuan tatap muka di tempat tertentu antara beberapa PP dan CGP (biasanya 3 kelompok grup PP) biasanya sebulan sekali. (Dalam satu kabupaten)

    LMS adalah Aplikasi perangkat lunak untuk kegiatan, program [pembelajaran elektronik (e-learning program), dan isi pelatihan.

    Daring adalah akronim (singkatan) dari dua kata: “dalam” dan “jaringan”. Dalam Bahasa Inggris, berarti “online”.

    Diagram Frayer adalah Grafik visual yang dikembangkan oleh Dorothy Frayer untuk membantu murid dalam mendefinisikan konsep atau kosakata. Diagram ini dibagi menjadi empat bagian: definisi, karakteristik, contoh dan bukan contoh.

    Diferensiasi Konten adalah Diferensiasi konten merujuk pada strategi membedakan pengorganisasian dan format penyampaian konten. Konten adalah materi pengetahuan, konsep, dan keterampilan yang perlu dipelajari murid berdasarkan kurikulum.

    Diferensiasi Produk adalah Merujuk pada strategi memodifikasi produk hasil belajar murid, hasil latihan, penerapan, dan pengembangan apa yang telah dipelajari.

    Diferensiasi Proses adalah Merujuk pada strategi membedakan proses yang harus dijalani oleh murid yang dapat memungkinkan mereka untuk berlatih dan memahami isi (content) materi.

    Kesiapan Belajar (Readiness) adalah Kapasitas atau kesiapan murid untuk mempelajari materi baru. Kesiapan ini terkait dengan berbagai hal, diantaranya: pengetahuan, konsep dan keterampilan awal yang saat ini dikuasai oleh murid; miskonsepsi; tingkat perkembangan kognitif, afektif dan fisik; keterampilan berpikir, dan sebagainya.

    Lingkungan Belajar adalah Lingkungan yang berada di sekitar seseorang dan yang mempengaruhi proses belajar mengajar.

    Minat adalah Suatu keadaan mental yang menghasilkan respons terarah kepada suatu situasi atau objek tertentu yang menyenangkan dan memberikan kepuasan kepadanya.

    Peer Teaching adalah Metode pembelajaran tutor sebaya yang merupakan strategi pembelajaran kooperatif dimana rasa saling menghargai dan mengerti dibina di antara orang-orang yang bekerja bersama.

    Pembelajaran berdiferensiasi adalah usaha menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu.

    Profil Belajar adalah Merupakan pendekatan yang disukai murid untuk belajar, yang dipengaruhi oleh gaya berpikir, kecerdasan, budaya, latar belakang, jenis kelamin, dan lain-lain.

    Scaffolding adalah Suatu teknik pembelajaran di mana murid diberikan sejumlah bantuan, kemudian perlahan-lahan diadakan pengurangan terhadap bantuan tersebut hingga pada akhirnya, murid dapat menunjukkan kemandirian yang lebih besar dalam proses pembelajaran.

    coach adalah pemberi manfaat dan pelaksana kegiatan coaching

    coachee adalah penerima kegiatan dan manfaat kegiatan coaching

    coaching adalah kegiatan percakapan yang menstimulasi pemikiran coachee dan memberdayakan potensi coachee

    community of practice adalah sebuah kelompok yang terbentuk dengan tujuan berlatih dan mempraktikan materi pelatihan untuk pengembangan bersama

    mentee adalah penerima kegiatan mentoring

    Lokakarya atau biasa disebut workshop adalah pertemuan ilmiah yang dilakukan oleh para ahli di bidang yang sama untuk membahas suatu permasalahan yang sesuai dengan bidang keahliannya.

    Icebreaking adalah Kegiatan di awal pelatihan untuk membangun koneksi antar peserta dengan peserta, peserta dengan pendamping, peserta dengan lokasi kegiatan. Manfaatnya adalah peserta merasa lebih nyaman mengikuti kegiatan

    Energizer adalah Kegiatan di tengah pelatihan yang bertujuan untuk membuat peserta lebih semangat dan lebih fokus mengikuti sesi

    Komunitas Praktisi adalah sekelompok individu yang memiliki semangat dan kegelisahan yang sama tentang praktik yang mereka lakukan dan ingin melakukannya dengan lebih baik dengan berinteraksi secara rutin

    Tes Bakat Skolastik (TBS) adalah alat tes yang digunakan untuk memprediksi kemampuan seseorang jika diberikan kesempatan untuk melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi atau pada situasi yang baru

    Aksi adalah Kesediaan seseorang untuk melakukan perubahan atau tindakan untuk mencapai tujuan bersama

    BAGJA adalah Model manajemen perubahan sebagai bagian dari inkuiri apresiatif, yang merupakan akronim dari:  ▪Buat pertanyaan utama; ▪Ambil pelajaran ▪Gali mimpi;▪Jabarkan rencana; Atur eksekusi

    Misi adalah Pernyataan tentang apa yang harus dilakukan untuk mencapai visi. 

    SMART adalah Singkatan dari: Specific (jelas), Measurable (dapat diukur), Achievable (dapat dicapai), Relevant (sesuai/terkait), Time Oriented (tenggat waktu yang jelas)

    VISI adalah Tujuan, harapan besar, cita-cita bersama yang sungguh-sungguh ingin dicapai dengan segenap usaha dan sumber daya. 

    Daftar Kompetensi adalah Daftar kemampuan yang harus dimiliki oleh Guru Penggerak

    Evaluasi adalah Penilaian kemampuan calon guru penggerak berdasarkan kondisi saat ini

    Refleksi adalah Proses berpikir secara mendalam atas apa yang sudah dilakukan/apa yang sudah terjadi/apa yang sudah dipelajari selama proses pembelajaran

    Paket Modul adalah Satu set modul yang harus dipelajari Calon Guru Penggerak selama 2 bulan

    Pendamping Calon Guru Penggerak adalah Guru, Kepala Sekolah atau praktisi pendidikan yang mendampingi calon guru penggerak belajar selama Pendidikan Guru Penggerak.

    Pendampingan individu adalah Kunjungan pendamping ke sekolah untuk merefleksikan penerapan pembelajaran dan menyusun rencana-rencana perbaikan penerapan selanjutnya

    Kompetensi Guru Penggerak adalah Pengetahuan dan keterampilan yang perlu dimiliki seseorang untuk menjalankan perannya sebagai Guru Penggerak

    Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui Pengembangan dan pemberdayaan EKOSISTEM BELAJAR guru yang BERPIHAK KEPADA MURID demi mewujudkan PELAJAR PANCASILA.

    5 D adalah Salah satu strategi yang digunakan untuk tahapan membuat program. 5 D merupakan akronim dari Define, Discovery, Dream, Design, Destiny/Deliver

    MELR adalah  suatu strategi yang digunakan untuk memonitor dan mengevaluasi program sekolah. MELR merupakan akronim dari Monitoring, Evaluation Learning and Reporting.

    Guru penggerak adalah Guru yang telah lulus mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak yang mampu menerapkan pembelajaran yang nyaman dan membahagiakan bagi peserta didiknya, serta mampu mengaktivasi komunitas belajar di dalam dan di luar sekolah sehingga guru lain di lingkungannya terimbas.

    Kelas bergerak adalah Sesi untuk peserta menjelaskan pembelajarannya akan program  yang dilaksanakan, evaluasi program pelatihan CGP, dampak positif  di ekosistem belajar, serta ide untuk program selanjutnya

    Pameran hasil program adalah Sesi untuk peserta melihat dampak positif yang terjadi di ekosistem  belajar.

    Kelas berbagi adalah Sesi untuk Calon Guru Penggerak membagikan pembelajarannya selama mengikuti program pelatihan CGP kepada peserta lain.


    ✅Sumber : dari berbagai Modul PGP


    sumber: Channel Youtube PPG GTK Kemendikbud

    Related Posts

    Post a Comment for "Istilah/Glosarium Pendidikan Program Guru Penggerak"